Kandas
Untukmu yang Telah Pergi
Kukatakan kepadamu, aku
adalah wanita yang mandiri. Dari kecil aku terbiasa sendiri. Aku
berjuang mempertahankanmu, bukan karena takut tak ada yang kan
menafkahi. Aku berjuang ingin terus bertahan semata demi putra semata
wayang kita.
Walau harus kulalui ribuan hari hidup tanpa cinta, aku
tetap ingin kau ada. Tapi kini rasanya percuma semua yang
kupertahankan. Kau tetap tak peduli dan semakin ingin beranjak pergi.
Kini telah kupahami bahwa aku harus terus berjalan, serta mencari
bahagia yang baru. Bukan tetap berada di samping orang yang tak lagi
merasakan rindu dan tak peduli pada perjuanganku. Walau bagaimanapun kuatnya caraku menggenggammu, itu tak akan menghentikan niatmu untuk berlalu.
Kini aku
tak akan lagi mempertahankanmu. Aku izinkankan kau berlalu, dan aku tak
akan memaksamu untuk kembali mencintaiku.
Komentar
Posting Komentar