Postingan

Puisi

Untukmu, Wahai Sang Penghianat Waktu Kandas sudah segala mimpi Untuk hidup denganmu hingga seribu waktu Karena kini kamu telah pergi Tinggalkan kami di dalam sunyi Demi mengejar mimpimu sendiri Demi mencari bahagiamu sendiri Jika waktu tak mengajarkan aku apa-apa Maka akan kubiarkan diriku musnah Bersama api amarah Tapi waktu menunjukkan padaku Untuk bangkit dan berdiri lagi Untuk tidak menyerah walau hanya sekejap Perbaiki dan layakkan diri Karena aku akan menemukan dia yang lain suatu hari nanti Yang mencintai kekuranganku Bukan hanya mencintai kelebihanku Dia yang mengajarkan arti cinta Yang sesungguhnya *********** Timika, pkl. 06.36 WIT

Puisi

Kenapa Kau Pergi (Setia Furqon K) Kehilangan jejakmu menjadi sebuah tanya dalam hatiku Ke mana kamu pergi meninggalkan hari di mana kamu bilang begitu mencintaiku Nyatanya ... Kamu hanya meninggalkan luka dalam dada Masihkah tersimpan rasa cinta jika kamu tiada? Karena melupakan tidak semudah mencintai Karena mengikhlaskan tidak semudah menerima Karena pergi dari kehidupanmu tak semudah kamu pergi dari kehidupanku Apakah suatu saat nanti aku harus menerima kamu kembali? Jika tidak berniat menyakitiku, kenapa pergi? ********************    Timika, Pkl. 06.25 WIT

Rindu Yang Seperti Hantu

Rindu yang tiba-tiba menghampiri beberapa hari ini membuat hatiku berdebar tak menentu. Rinduku padamu yang begitu betah mendekam di dalam dada. Rindu yang tak mampu terucapkan, bersembunyi di balik lidah, dan gigi yang mengering karena tawa yang pura-pura. Ah, andai kamu tahu rindu ini begitu membuncah, hingga rasanya gunung bisa kudaki, atau laut kuseberangi demi menuju kepada dirimu, tetapi tidak. Aku tidak bisa, kau bukan milikku. Kau milik istrimu. Aku hanya wanita masa lalu bagimu, meski cinta kita masih tetap sama seperti dulu, puluhan tahun yang lalu. Cemburu, tentu aku cemburu, tetapi itu sudah lama menjadi makanan jiwaku, setiap mengenangmu yang terbayang adalah sedang apakah dirimu, ke manakah kamu, atau bahagiakah kamu dengan istrimu? Kini aku sudah sendiri, aku tak mampu mempertahankan mahligai rumah tangga ini. Mengharapkanmu? Tentu saja aku mau, tetapi hingga kini kita masih berkutat kepada satu saja perbedaan. Dan terlebih, kamu masih mencintai istrimu, meski kata...
Gambar
Eps.3 ***** Tiba-tiba aku tersentak dan mulai berlari mengejar bis yang membawa Tom-ku. Seolah ada bisikan yang menyuruhku untuk mengejar. Aku terus berlari dan berlari, walau jempol kaki terasa sakit dan urat betis serasa tertarik. 'Aku harus mendapatkan Tom kembali,' bisikku. Tetapi walau aku sudah mengerahkan seluruh tenaga, aku tetap kehilangannya. Hari itu adalah hari tersuram dalam hidupku. Semenjak perpisahan itu, Tom seolah hilang ditelan bumi. Apalagi kami juga sudah lulus kuliah. Kata temen-temennya, Tom sudah pulang ke kotanya.  Kini sepuluh tahun telah berlalu, aku sudah menikah dan mempunyai seorang anak. Jujur, sebenarnya jauh di lubuk hati, aku masih menyimpan perasaan sama dia. Aku pernah melihat wajahnya wara wiri di televisi beberapa tahun yang lalu. Rupanya Tom sedang merintis karir menjadi seorang aktor. Aku kaget sekaligus senang, dadaku berdebar-debar saat melihatnya.  Wajahnya nggak banyak berubah, hanya semakin tirus dan dewasa. Walau...
**** Hari ini ada yang mengirimiku kata-kata perpisahan. Sebait kata yang mengucapkan selamat tinggal pada kenangan, pada masa lalu, pada cinta, pada suka dan duka ... Yang pernah singgah. Tetapi aku tidak membalasnya. Kubiarkan saja dia mau bilang apa. Toh, walaupun aku memohon jangan pergi, jangan tinggalkan kami ... Dia tak akan peduli. Jadi aku pura-pura tak membacanya. Kubiarkan dia bahagia dengan pemikirannya. Kuharapkan yang terbaik untuknya. Semoga dia bahagia selamanya. Bersama kenangan yang baru, masa depan baru, dan ... Bersama cinta yang juga baru Yang terajut saat dia masih bersamaku. Timika, 25 Oktober 2017 (SP)
Tips Menghalau Malas Menulis di Blog =============================       Menulis merupakan suatu aktivitas yang menyenangkan dan membuat kecanduan. Apalagi kalau menulis di blog atau di media sosial lainnya. Awal-awal menulis biasanya semangat masih tinggi, dalam sehari bisa berkali-kali posting. Tetapi lama-kelamaan perasaan jenuh akan melanda dan mempengaruhi kuantitas postingan. Beberapa tips di bawah ini bisa membantu teman-teman dalam mengelola pikiran agar tetap semangat menulis di blog. Tips : 1 . Manajemen waktu Jangan sekali-kali meremehkan manajemen waktu, karena hal ini sangat penting dilakukan agar semua kegiatan yang hendak dilakukan bisa terjadwal dengan baik.  2 . Selalu berinovasi dalam mencari ide-ide segar Menambah wawasan bukan hanya dari satu sumber, tetapi juga dari berbagai macam sumber seperti buku, novel, komik, berita, film, bahkan lagu agar tidak jenuh.  3.Selalu rajin mengembangkan blog Buatlah beb...
SELOKA ========      Hari ini para penghuni grup  Writer and Author  mendapat tugas menulis sebuah puisi melayu klasik yang disebut Seloka. Sebagai seorang keturunan melayu, harusnya mudah saja bagi saya untuk mengerjakannya. Tapi rupanya tidak, walau dulu waktu kecil nenek saya sudah biasa mendendangkan syair, pantun, maupun puisi, tetapi karena zaman cepat sekali berubah, lama-kelamaan budaya itu sekarang hanya tinggal kenangan.      Saya ingat sekali ketika nenek mendendangkan bermacam-macam syair ketika malam tiba. Saya dan sepupu-sepupu duduk mengelilingi nenek sambil memijit seluruh tubuhnya dari kepala sampai ke kaki. Suasana temaram, karena penerangan hanya berasal dari lampu minyak yang apinya meliuk-liuk ditiup angin, membuat malam semakin syahdu.      Nenek sangat pandai bercerita, bernyanyi, dan berpantun, karena zaman dulu orang-orang melayu tak bisa lepas dari adat itu. Bersyair dan berbalas pantun sudah men...